Hujan Lebat Akibatkan 9 Kecamatan di Pasuruan Tergenang Banjir

(Pasuruan, 12/01/2017) Banjir akibat intensitas hujan yang tinggi pada Rabu, 11 Januari 2017 mengakibatkan setidaknya sembilan kecamatan di Pasuruan tergenang banjir dari ketinggian 50 cm hingga 80 cm. Kecamatan terdampak tersebut antara lain Kecamatan Kraton, Pohjentrek, Grati, Winongan, Pandaan, Nguling, Beji, Bangil dan Rejoso. Akibat banjir setidaknya 14.385 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir. Meskipun tidak sampai mengungsi, genangan air membuat aktivitas sehari-hari terganggu.

Genangan air juga berdampak pada jalan nasional Surabaya-Banyuwangi. Saat genangan air terus meninggi, polisi memutuskan menghentikan kendaraan dari kedua arah. Kendaraan dari Surabaya dihentikan di Bangil, kemudian diarahkan ke Pandaan untuk kemudian menuju Purwosari. Begitu juga sebaliknya, kendaraan dari arah Banyuwangi dilewatkan menuju Purwosari. Aliran banjir juga tercatat menggerus jembatan Sedodol serta mengakibatkan jalan rusak di beberapa titik.

Tim respon Dompet Dhuafa Jawa Timur terlibat bersama BPBD Pasuruan, warga dan Kepala Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati di posko desa dengan kondisi genangan banjir tertinggi. Tercatat ada setidaknya 1000 KK yang terdampak di daerah ini. Aktivitas yang dilakukan di posko Desa Kedawung Kulon antara lain dapur umum serta penyaluran logistik karena yang paling dibutuhkan oleh warga adalah makanan siap saji. Koordinasi dan komando penanganan dalam respon berjalan dengan baik dan sigap karena merupakan daerah siaga bencana. Tim respon Dompet Dhuafa Jawa Timur selanjutnya berkoordinasi dan malakukan komunikasi dengan warga, kepala desa, serta BPBD Pasuruan beberapa hari ke depan. Menurut pantauan di lapangan, curah hujan masih cukup tinggi. (HASAN/DDJatim)

Share This Post: