Senyumnya Yang Membuat Kami Semangat (Catatan Relawan Bima Fadillah Rachman)

Kota Bima yang dikenal sebagai kota tepian air, kini menjadi kota yang lumpuh. Tak ada aktivitas seperti dahulu kala, warga hanya bisa meratapi nasib dengan membersihkan halaman rumahnya dari lumpur dan sisa material akibat banjir bandang yang melanda Kota, Bima.

Begitupula dengan anak-anak, mereka hanya bisa bermain dengan alat permainan yang masih penuh sisa lumpur. Orang tuanya tak ada rasa tukut anak-anaknya terkena kuman, karena mamang hanya itu, mereka bisa mendapatak hiburan. Semua taman hiburan anak-anak yang biasa menjadi tempat bermain, kini menjadi tumpukan sampah. 

Tak ada kata yang bisa saya sampaikan kepada mereka. Kecuali dengan kata “Lemboadi” kata ini menjadi kearifan lokal yang hingga saat ini masih dipertahankan oleh generasi muda. Semua warga Bima dari anak-anak hingga orang tua pasti mengerti, karena kata-kata itu yang harus ucapkan kepada keluarganya yang terkena musibah, artinya adalah sabar dan tabah.

Saat menyapa anak-anak korban banjir Bima, mengingatkan saya kepada sang mutiara hati di rumah. Rasa rindu tak terbendung ingin sekali mencium pipinya. Namun karena sebagai relawan kemanusiaan, tentu harus saya hilangkan kerinduan itu, saya hanya ingin menatap Kota Bima seperti yang dahulu kala, yakni bersih dari tumpukan lumpur dan sampah material. Dan yang terpenting lagi adalah bisa melihat anak-anak di pagi hari menggendong tasnya, berangkat bersama teman-temannya untuk menuntut ilmu ke sekolah dengan penuh canda tawa. 

Pendidikan harus menjadi fokus utama program aksi kemanusiaan saya di Bima karena hanya dengan orang-orang yang berilmu yang dapat membangun peradaban. Seperti saat Nabi Muhammad SAW membangun Kota Madina.

Selain memberikan bantuan logistik, saya bersama tim relawan kemanusiaan Dompet Dhuafa akan membersihkan sekolah-sekolah yang kini hancur dan penuh dengan lumpur. “Mai Karaso Sakola” artinya yuk bersih-bersih sekolah. Ingin sekali menyambut anak-anak pada saat tiba di sekolah, memberikan semangat untuk saling bergandeng tangan membangun Indonesia sejahtera.

Share This Post: