Penerima Manfaat Beasiswa Sahabat Asuh

Bangkalan, Jum'at, 14 Oktober 2016 Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Beasiswa Sahabat Asuh (BSA) Dompet Dhuafa Jawa Timur dilaksanakan pada SDN Pangeranan 1, Kabupaten Bangkalan. Bangkalan merupakan kota pertama yang dikunjungi oleh tim proram Dompet Dhuafa Jawa Timur untuk kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program BSA yang akan dilaksanakan di sebelas kota-kabupaten di Jawa Timur di mana Program BSA dijalankan. Dihadiri oleh kepala sekolah SDN Pangeranan 1, pendamping beasiswa serta seluruh siswa-siswi penerima manfaat. Kegiatan Monev Program BSA dilaksanakan di ruang kelas dan dilanjutkan di ruang kantor guru.

Monev dilakukan dengan tujuan perbaikan Program BSA kedepan. Selain kegitan Monev, kunjungan tim program kali ini juga bertujuan memberikan beasiswa termin kedua kepada adik-adik binaan Program BSA. Program BSA diperuntukkan bagi siswa dari kalangan dhuafa namun berprestasi. Dompet Dhuafa Jawa Timur melalui program ini memberikan uang binaan kepada siswa-siswi binaan beserta pendampingannya. Beasiswa akan diberikan selama enam bulan dengan penyaluran sebanya tiga kali (termin) yaitu per dua bulanan.

Larasati Anggraini (12 th), siswi yang saat ini duduk di bangku kelas enam SDN Pangeranan 1, merasa bahagia dan terhibur dengan pemberian beasiswa ini. Pasalnya, cerita sedih barusan dialami siswi berhijab ini. Kurang lebih tiga bulan yang lalu, dia menjadi yatim piatu. Ayah Larasati menderita sakit keras hingga akhirnya meninggal dunia beberapa bulan yang lalu. Tidak berselang lama, ibunya meninggal dunia. Berpulangnya ibunda tercinta tentunya dirasakan sangat perih mengingat saat itu bertepatan dengan momen Larasati hendak mengikuti
lomba menyanyi mewakili sekolahnya. Terpilihnya Larasati mendapatkan bantuan uang saku dari Program BSA cukup menghibur baginya.

Para guru pendamping sangat berterima kasih kepada Dompet Dhuafa Jawa Timur yang telah menyalurkan bantuan dalam bentuk beasiswa kepada siswa-siswi yatim & dhuafa di SDN Pangeranan 1. Derma para donatur Dompet Dhuafa Jawa Timur sangat dirasakan manfaatnya oleh adik-adik tersebut. Besar harapan para guru pendamping dan para siswa-siswi penerima manfaat agar Program BSA tetap berlanjut kedepannya. Tentunya, dukungan dari donatur sangat dibutuhkan demi keberlangsungan program ini. (IIM/DDJATIM)

Share This Post: